Perawatan khusus mabung untuk Kolibri Ninja (Konin)


(Ilustrasi Kolibri Ninja Mabung)
Mabung/ngurak adalah proses rontoknya bulu-bulu lama/tua yang akan digantikan dengan tumbuhnya bulu-bulu baru. Mabung/ngurak adalah proses alami yang umumnya terjadi setiap satu tahun sekali pada semua jenis burung termasuk Kolibri Ninja (Konin).

Pada saat Kolibri Ninja (Konin) memasuki masa mabung/ngurak, maka kebutuhan nutrisinya harus terpenuhi agar proses mabungnya dapat berlangsung dengan normal dan cepat selesai.

Pada saat mabung/ngurak Kolibri Ninja (Konin) membutuhkan lebih banyak asupan protein, mineral dan vitamin untuk membantu proses pembentukan bulu-bulu baru.

Jika Kolibri Ninja (Konin) kekurangan nutrisi terutama karotin pada saat mabung/ngurak, maka biasanya bulu dadanya akan berubah warna dari yang sebelumnya merah akan berubah menjadi coklat atau hitam. Tapi jika selama masa mabung kebutuhan karotinnya terpenuhi, maka bulu dadanya akan tetap berwarna merah seperti Kolibri Ninja (Konin) liar di alam bebas.

Masa mabung/ngurak merupakan masa-masa paling rawan karena Kokibri Ninja (Konin) rentan mengalami sakit karena kondisi fisik burung sedang tidak fit dan metabolisme tubuhnya juga tidak stabil.

Pada saat mabung/ngurak, sebaiknya burung diberikan vitamin seminggu 2 kali agar kondisi fisiknya tetap fit.

Lakukan pemasteran selama masa mabung/ngurak karena pada saat mabung, Kolibri Ninja (Konin) cenderung lebih banyak diam sehingga lebih fokus dalam mendengarkan dan merekam suara-suara masteran yang didengarnya.

Kunci utama perawatan Kolibri Ninja (Konin) pada saat mabung/ngurak adalah dengan memperbanyak pemberian kroto setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan protein burung selama masa mabung berlangsung.

Selain kebutuhan nutrisinya yang harus terpenuhi, pada saat mabung/ngurak Kolibri Ninja (Konin) sebaiknya lebih banyak dikerodong (full kerodong) siang dan malam agar burung merasa tenang dan fokus menyelesaikan masa mabungnya tanpa merasa terganggu oleh suasana lingkungan disekitarnya yang bisa menghambat proses mabungnya.

Berikut ini tips perawatan khusus untuk Kolibri Ninja (Konin) pada saat mabung/ngurak:

� Jam 05.00/05.30 burung dikeluarkan dari dalam rumah untuk di embunkan.

� Jam 07.00 ganti pakan, air minum, dan bersihkan kandangnya.

� Berikan kroto segar dengan porsi dua kali lipat dari porsi hariannya sebelum mabung.

� Jam 07.00 - 07.20 burung dijemur selama kurang lebih 30 menit.

� Setelah selesai dijemur, burung di angin-anginkan di teras selama beberapa saat sebelum dibawa masuk ke dalam rumah.

� Setelah dirasa cukup, burung dikerodong dan dimasukkan ke dalam rumah dengan diperdengarkan suara burung masteran sampai sore hari.

� Sekitar jam 16.00 buka krodong agar burung mendapatkan udara segar selama kurang lebih satu jam kemudian dikerodong lagi agar burung beristirahat sampai pagi.

� Pagi hari sekitar jam 04.30 perdengarkan lagi suara burung master sampai jam 06.00.
Lakukan semua tahapan perawatan khusus mabung di atas secara konsisten agar proses mabungnya berlangsung normal dan cepat selesai.


Demikian informasi tentang perawatan khusus mabung untuk Kolibri Ninja (Konin). Untuk informasi lain seputar burung Kolibri Ninja, dapat dibaca pada artikel OKB lainnya.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Tips melatih Kolibri Ninja bakalan agar mau makan kroto

Harga Kolibri Ninja (Konin) yang sudah jadi (gacor) terbilang cukup mahal karena bisa sampai beberapa kali lipat dari harga bahan/bakalannya.

Karena itulah banyak penggemar burung mungil ini yang memilih untuk memelihara Kolibri Ninja (Konin) dari bahan/bakalan, baik itu yang masih ijoan, trotolan maupun yang sudah full metalik. Alasannya karena harganya yang jauh lebih murah dari harga burung yang sudah jadi (gacor), ada juga yang alasannya agar Kolibri Ninja (Konin) tersebut bisa dibentuk sesuai keinginan.

Tapi untuk memelihara Kolibri Ninja (Konin) dari bahan/bakalan tidak semudah yang dibayangkan, karena jika burung ini hanya diberikan air larutan gula/susu/nektar buatan saja, lama-kelamaan Kolibri Ninja (Konin) bahan/bakalan tersebut akan menjadi kurus/nyilet dan bisa mati.

Agar Kolibri Ninja (Konin) bahan/bakalan bisa bertahan hidup, tetap sehat dan menjadi gacor, maka selain diberikan pakan cair, burung ini juga harus diberikan Ekstra fooding (EF) dalam menu pakan hariannya.

Di alam bebas, Kolibri Ninja (Konin) tidak hanya menghisap nektar bunga saja sebagai makanan utamanya, tapi juga memakan serangga-serangga kecil, ulat-ulat kecil, laba-laba dan binatang-binatang kecil lainnya untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya.

Jadi ketika Kolibri Ninja (Konin) kita pelihara dalam kandang, selain diberikan makanan cair/nektar, burung ini juga harus diberikan jenis pakan hewani agar bisa sehat dan gacor seperti di habitat aslinya.

Ekstra fooding (EF) yang umum diberikan pada Kolibri Ninja (Konin) ketika sudah dipelihara dalam kandang adalah kroto, karena selain kandungan proteinnya sangat tinggi, kroto juga mudah dikonsumsi oleh Kolibri Ninja (Konin) karena teksturnya yang lembut dan mengandung banyak air.

Tapi permasalahnya, Kolibri Ninja (Konin) bahan/bakalan yang baru ditangkap dari alam tidak bisa langsung diberikan kroto karena di habitat aslinya burung ini tidak terbiasa mengkonsumsi kroto. Oleh karena itulah Kolibri Ninja (Konin) bakalan harus dilatih terlebih dulu agar mau mengkonsumsi kroto.

Cara melatih Kolibri Ninja (Konin) bahan/bakalan untuk makan kroto:

� Jika kita memiliki burung lain dirumah yang sudah terbiasa makan kroto seperti Kolibri atau Pleci, maka tinggal memasukkan Kolibri Ninja (Konin) bakalan kedalam kandang burung yang sudah terbiasa makan kroto tersebut agar Kolibri Ninja (Konin) bakalan tadi ikut mencoba memakan kroto yang kita sediakan karena melihat burung lain memakannya.

Awalnya mungkin kedua burung yang kita satukan dalam satu kandang tersebut akan bertengkar dan saling kejar-kejaran, tapi lama-kelamaan keduanya akan terbiasa dan akur. Tapi pada saat pertama kali disatukan dalam satu kandang, burung harus tetap dipantau agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

� Ambil kroto bersih dalam jumlah yang cukup banyak kemudian peras kroto tersebut dengan jari tangan sampai keluar cairannya lalu ditampung didalam cepuk kecil. Berikan air perasan kroto tersebut pada Kolibri Ninja (Konin) bakalan selama beberapa hari agar burung terbiasa dengan rasa dan aroma dari air perasan ktoto tadi.

Setelah 2-3 hari hanya diberikan air perasan kroto saja, pada hari ke-3 atau hari ke-4 air perasan kroto bisa ditaburi dengan sedikit kroto agar ikut termakan, dan untuk hari berikutnya air perasan kroto dikurangi dan porsi taburan kroto yang utuh diperbanyak setiap harinya sampai Kolibri Ninja (Konin) bakalan tersebut mau makan kroto utuh tanpa campuran.

Cara tersebut memang agak ribet dan pastinya boros kroto. Untuk itu kita bisa menggunakan cara lain yang lebih irit, yaitu mengganti air perasan kroto dengan air gula/nektar buatan. Caranya sama dengan cara di atas, taburkan kroto diatas air gula/nektar buatan setiap hari dengan porsi kroto yang terus diperbanyak setiap harinya sampai Kolibri Ninja (Konin) bakalan mau makan kroto tanpa campuran air gula/nektar buatan.

Jika Kolibri Ninja (Konin) bakalan terlihat sudah mau memakan kroto dengan sedikit campuran air gula/nektar buatan, kita bisa menciba untuk memberikan kroto dalam cepuk terpisah. Perhatikan apakah Kolibri Ninja (Konin) bakalan tersebut sudah benar-benar mau makan kroto murni tanpa campuran yang kita sediakan didalam wadah terpisah.

� Pegang Kolibri Ninja (Konin) yang akan kita latih untuk makan kroto, lalu ambil sedikit kroto segar kemudian pecahkan sampai cairan krotonya keluar. Suapkan cairan kroto tersebut beberapa kali sampai burung menjulur-julurkan lidahnya untuk menjilati cairan kroto tersebut, karena hal itu menandakan jika burung mulai merasakan dan menikmati cairan kroto yang kita berikan.

Lakukan cara tadi secara berulang-ulang agar Kolibri Ninja (Konin) bakalan terbiasa dengan rasa kroto pada lidahnya, dan setelah burung terlihat mulai menyukainya, kita bisa mulai memberikan kroto yang masih utuh.

Jika Kolibri Ninja (Konin) bakalan tersebut mau memakan kroto utuh yang kita berikan, berarti burung sudah bisa diberikan menu kroto setiap harinya dalam wadah terpisah sebagai menu Ekstra fooding (EF) hariannya.

Baca juga:

Ciri-ciri Kolibri Ninja ijoan jantan

Cara merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan agar cepat gacor

Tips merawat Sirtu/Cipoh pada saat musim hujan

Demikian informasi tentang "Tips melatih Kolibri Ninja bakalan agar mau makan kroto". Untuk informasi lain seputar burung Kolibri, dapat dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Melatih Kolibri Ninja (Konin) bakalan makan kroto

Ciri-ciri Kolibri Ninja ijoan jantan

Untuk membedakan antara Kolibri Ninja (Konin) jantan dan betina yang sudah dewasa memang sangat mudah karena keduanya memiliki perbedaan warna bulu yang mencolok, atau Konin trotolan yang sudah keluar bulu metaliknya karena sudah bisa dipastikan berjenis kelamin jantan.

Tapi lain ceritanya jika kita membeli Kolibri Ninja (Konin) anakan atau ijoan, karena antara Konin jantan dan betina masih memiliki penampilan fisik dan warna bulu yang hampir serupa.

Membeli Kolibri Ninja (Konin) ijoan sebetulnya adalah pilihan yang gambling, karena cukup sulit untuk membedakan jenis kelaminnya. Selain itu, ada beberapa pendapat mengenai ciri-ciri perbedaan jenis kelamin Kolibri Ninja (Konin) ijoan yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang yang lain, sehingga semakin membingungkan kita ketika akan membeli Kolibri Ninja (Konin) ijoan dikandang ombyokan.

Pendapat bahwa warna pangkal paruh Kolibri Ninja (Konin) ijoan jantan adalah orange dan warna pangkal paruh Kolibri Ninja (Konin) ijoan betina berwarna putih, tidak bisa dijadikan patokan yang pasti karena baik Kolibri Ninja (Konin) jantan maupun betina pada awalnya sama-sama memiliki pangkal paruh yang berwarna orange, dan setelah semakin dewasa warna pangkal paruh keduanya mulai memutih. Tapi setelah warnanya memutih, pada Kolibri Ninja (Konin) jantan akan mulai tumbuh bulu-bulu metalik, sedangkan pada Kolibri Ninja (Konin) betina tidak tumbuh bulu metalik satupun.

Tahapan usia anakan Kolibri Ninja (Konin) sampai munculnya ciri-ciri antara jantan dan betina:

� Pada usia 1-3 bulan, pangkal paruh Kolibri Ninja (Konin) ijoan baik yang jantan maupun yang betina masih berwarna orange dan belum ada tanda-tanda munculnya bulu-bulu metalik pada Kolibri Ninja (Konin) jantan.

� Pada usia 4-6 bulan, warna pangkal paruh Kolibri Ninja (Konin) ijoan baik yang jantan maupun yang betina akan mulai memutih, tapi pada Kolibri Ninja (Konin) jantan sudah mulai tumbuh sedikit bulu-bulu metalik, sedangkan pada Kolibri Ninja (Konin) betina tidak ada bulu-bulu metalik yang tumbuh, bahkan bulu-bulu hijaunya mulai berubah warna menjadi abu-abu.

� Setelah berusia 7 bulan ke atas, paruh dari Kolibri Ninja (Konin) jantan maupun betina sudah mulai menghitam dan pada Kolibri Ninja (Konin) jantan bulu-bulunya sudah full metalik, sedangkan yang betina bulu-bulunya menjadi abu-abu tanpa bulu metalik satupun.

Jika kita memilih Kolibri Ninja (Konin) ijoan dikandang ombyokan, dan disitu kita dapati ada yang pangkal paruhnya berwarna orange dan ada juga yang pangkal paruhnya berwarna putih, serta belum ada satupun yang tumbuh bulu-bulu metaliknya sedikitpun, maka sebaiknya pilihlah yang pangkal paruhnya berwarna orange cerah. Karena Kolibri Ninja (Konin) ijoan yang pangkal paruhnya masih berwarna orange menandakan kalau usianya masih sangat muda dan masih ada kemungkinan 50%-50% antara jantan atau betina.

Jadi, pangkal paruh yang berwarna orange tersebut merupakan tanda kalau usia Kolibri Ninja (Konin) ijoan masih sangat muda, tapi bukan merupakan tanda kalau Kolibri Ninja (Konin) ijoan tersebut positif berjenis kelamin jantan 100%.

Sedangkan untuk Kolibri Ninja (Konin) yang pangkal paruhnya berwarna putih dan belum muncul bulu metalik sedikitpun, kemungkinan besar adalah berjenis kelamin betina.

Ciri-ciri Kolibri Ninja (Konin) ijoan jantan:

� Pangkal paruhnya berwarna orange cerah.

� Pada leher bagian bawah terdapat semburat garis berwarna orange.

� Warna putih pada lingkar matanya tampak lebih jelas, tidak samar-samar.

� Bulu pada bagian dadanya ngeblok berwarna coklat kekuningan.

� Semakin lama bulu-bulu pada bagian dada akan berubah menjadi hitam/merah.

� Kolibri Ninja (Konin) ijoan jantan sudah mulai rajin ngeriwik.

Baca juga:




Demikian informasi mengenai "Ciri-ciri Kolibri Ninja ijoan jantan". Untuk informasi lain seputar burung Kolibri, dapat dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kolibri Ninja (Konin) ijoan

Video Konin ijoan prospek

Cara merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan agar cepat gacor

Merawat Kolibri Ninja (Konin) dari anakan (ijoan/trotolan) memang lebih menyenangkan, karena jika kelak Kolibri Ninja (Konin) tersebut sudah gacor dan bahkan bisa teler tentu rasanya sangat puas karena kerja keras kita merawat burung tersebut dari ijoan/trotol terbayar dengan hasil yang sepadan.

Keuntungan lain dari merawat Kolibri Ninja (Konin) dari anakan yaitu burung lebih mudah jinak. Untuk mendapatkan Kolibri Ninja bakalan, kita bisa membelinya dipasar atau kios-kios burung terdekat dan biasanya banyak dijual dalam kandang ombyokan dari yang masih ijoan, trotolan, sampai yang sudah full metalik (Dewasa).

Jika kita membeli Kolibri Ninja (Konin) ombyokan tentu harganya jauh lebih murah dari Kolibri Ninja (Konin) yang sudah jadi (gacor). Sebaiknya beli dikios langganan yang sudah terpercaya agar mendapat jaminan kalau Konin yang kita beli tersebut berjenis kelamin jantan dan bisa ditukarkan jika ternyata betina.

Tapi bukan hal yang mudah untuk memelihara Konin bakalan, baik itu Konin yang masih trotol ataupun yang sudah dewasa (fullmet) agar bisa bertahan hidup dan bahkan bisa sampai menjadi gacor. Karena pakan Kolibri Ninja (Konin) tergolong cukup sulit, yaitu madu/nektar yang ada pada kelopak-kelopak bunga, sedangkan dalam perawatan kita otomatis burung akan mengalami peralihan jenis pakan yang berbeda dengan dihabitat aslinya.

Tapi sekarang sudah banyak tersedia nektar buatan khusus untuk burung jenis Kolibri dan sudah banyak tersedia dikios-kios burung dan dipasar-pasar burung dengan kandungan nutrisi yang cukup lengkap sehingga Kolibri Ninja (Konin) bakalanpun bisa cepat beradaptasi dengan pakan barunya dan bisa sehat serta rajin bunyi.

Perawatan harian Kolibri Ninja (Konin) bakalan:

Setelah kita mendapatkan bakalan Kolibri Ninja (Konin), hal yang paling penting dan harus dilakukan adalah mengkondisikan burung untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya terlebih dulu. Sebaiknya tempatkan Konin diruangan yang tenang dan tidak ada gangguan dari burung lain yang gacor maupun dari gangguan-gangguan lain yang dapat mengakibatkan Konin menjadi stres.

Berikan nektar dalam cepuk khusus dan juga kroto sekenyangnya agar burung merasa senang. Konin yang masih trotol membutuhkan nutrisi yang tinggi karena masih dalam masa pertumbuhan menjadi Konin dewasa.

Tempatkan Konin diruangan yang tenang tanpa kerodong, tidak usah dimandikan dan dijemur dulu selama masa adaptasi. Setelah beberapa hari masa adaptasi, kita bisa mulai menerapkan perawatan yang intensif.

Perawatan dimulai dari:

� Pengembunan

Keluarkan Kolibri Ninja (Konin) pada jam 05.00 pagi untuk diembunkan, gantang Konin ditempat yang tinggi atau kerek diatas pohon agar Konin merasa seperti dihabitat aslinya, selain itu juga agar Konin lebih sehat dan merasa segar karena mendapatkan udara pagi yang segar dan bebas polusi.

� Mandi

Jam 07.00 pagi Konin bisa dimandikan lalu di angin-anginkan dulu sampai bulu-bulunya kering dan berikan nektar sebagai pakan utamanya.

� Jemur

Setelah semua bulu-bulunya kering kemudian Konin dijemur selama kira-kira satu jam agar Konin lebih sehat dan suhu tubuhnya menjadi stabil.

� Ekstra fooding (EF)

Setelah selesai dijemur, berikan kroto segar dengan porsi sekenyangnya agar Konin bisa makan sepuasnya dan tidak kekurangan protein hewani, sebab biasanya nektar buatan tidak memiliki kandungan protein hewani.

Pemberian kroto adalah hal yang penting untuk Konin yang masih trotol. Setelah diberikan kroto tempatkan Konin ditempat yang tenang untuk istirahat.

Lakukan perawatan tersebut secara konsisten dan tetap rutin diberikan kroto setiap hari agar Konin menjadi sehat dan lebih cepat gacor.

Dalam merawat Konin bakalan, hal yang paling penting diperhatikan dalam masa-masa awal adalah memantau nafsu makannya, jika Konin lahap memakan kroto dan juga nektar maka peluang hidup Konin bakalan tersebut menjadi sangat besar.

Tapi jika Konin bakalan tersebut nafsu makannya kurang lahap, sebaiknya cepat-cepat mencari bahan makanan lain yang memiliki nutrisi hampir sama dengan kedua pakan tersebut dan pastikan Konin mau memakannya. Karena kalau ternyata Konin tersebut tidak mau makan atau kurang nafsu makan, maka kemungkinan Konin bakalan tersebut tidak akan bisa bertahan hidup lebih lama.

Pemberian kroto pada Konin bakalan memang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, tapi jika setelah tiga hari Konin bakalan masih belum mau memakan kroto yang kita berikan, sebaiknya segera lakukan terapi lapar dengan cara mengambil cepuk yang berisi nektar pada saat pengembunan dan cukup berikan air putih saja.

Setelah proses mandi dan penjemuran selesai, berikan kroto segar yang bersih dari semut-semutnya, berikan sedikit saja taruh dalam cepuk, perhatikan apakah Konin mau memakan kroto yang kita sediakan atau tidak. Jika Konin mau memakannya, maka kita bisa menambahkan kroto dengan jumlah yang lebih banyak dan sementara pemberian nektar dihentikan dulu agar Konin terbiasa mengkonsumsi kroto terlebih dulu.

Tapi jika ternyata Konin tersebut belum mau memakan kroto yang kita sediakan, sebaiknya kroto kita taruh dalam nektar dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, usahakan sampai Konin mau memakanya.

Jika Konin sudah mulai mau memakan kroto yang dicampur nektar walaupun cuma sedikit, itu artinya sudah ada perkembangan positif. Berikan kroto dengan porsi yang tetap sama untuk bebarapa hari dan porsinya terus ditambah sampai Konin terbiasa mengkonsumsi kroto dan mau memakan kroto tanpa dicampur nektar.

Intinya, dalam merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan harus sabar dan telaten agar bisa bertahan hidup dan rajin bunyi nantinya.

Baca juga:

Tips merawat Sirtu/Cipoh pada saat musim hujan

Perawatan tepat untuk Tledekan Gunung agar rajin bunyi dan cepat gacor

Perawatan yang tepat untuk Ciblek gunung/Tribel agar rajin bunyi

Demikian informasi tentang "Cara merawat Kolibri Ninja (Konin) bakalan agar cepat gacor". Untuk informasi lain seputar Kolibri, dapat dibaca pada artikel OKB yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Kolibri Ninja (Konin) trotol